ketika aku merangkak
menantang gelap nya cahaya bulan
tetap kuingat setiap kata
di setiap bilik nafas yang keluar
dari balik kerongkonganmu yang tua
cambuk itu memang terasa sakit
mungkin juga tak bermaksud
rasa sayangmu kau tutup
dibalik setiap pukulan
tersimpan energi terkuat
cinta..
cinta akan muridmu
bagai berbatas
namun tak terbatas.
tanpa energi itu
ketika aku merangkak
ada cahaya tapi buta
disetiap cercaan ada pukulan
bersuara tapi tak mendengar
terjaga tapi waspada
untukmu guru...
0 Comment:
Poskan Komentar