Minggu, 03 April 2011

Kebangkitan Komik Indonesia

kemarin saya menyempatkan diri ke gramedia pasar baru. maksud hati ingin numpang baca doang sih. hueheuheu

pergi jem 2 an. matahari sedang terik.
sesampai disana, saya mulai mencari beberapa komik.
hingga akhirnya saya menemukan satu rak buku yang cukup tersembunyi

saya persingkat cerita, intinya saya menemukan buku-buku terbitan koloni.
koloni itu mungkin semacam penerbit lokal yang KHUSUS nerbitin komik-komik bikinan anak bangsa

jujur saya bangga akan adanya koloni ini. sungguh jarang ada penerbit yang berperan sebagai wadah penampung komikus - komikus lokal yang notabene sekarang sedang "dijajah" komik luar (manga , manhwa , komik barat dll)

sempat juga saya baca beberapa komik mereka. cukup banyak juga.

yang terpenting.
bagaimana penilaian saya terhadap komik mereka ?

pertama, untuk artwork, saya masih belum bisa bilang bahwa kualitas gambar mereka sudah setara dengan manga atau komik barat. bisa dibilang masih "berantakan" (dont take it seriously, just my opinion =p )

apakah ini dikarenakan kurangnya alat atau media yang digunakan ? belum tentu, bahkan komik lawas terbitan RA kosasih dan kawan2nya , yang hanya menggunakan pensil,rapido, dan semacam tipex =P saja sangat rapih,mungkin saat itu sudah setara dengan komik barat, dan juga belum ada photoshop saat itu.

mengapa saya bisa bilang begini ? karena ayah saya punya prototype komik Djaka Tuak yang asli. sungguh gambarnya sangat indah, bukan saya melebih-lebihkan saya bicara fakta, gambarnya tanpa cacat, proporsi, shading dsb . saya yakin saat itu bisa dibilang kemampuan mereka setara komikus luar.

kembali ke pokok permasalahan.
sebaiknya sebelum diterbitkan, ada baiknya di pilah terlebih dahulu, mana yang sudah bisa MENYAMAI atau MENYETARAKAN kualitasnya dengan kualitas komik luar.
mungkin yang baru saya baca, yang bisa dibilang setara dengan manga hanya "Garudayana" ciptaan Is Yuniarto.

saya sendiri salut dengan mereka, mereka sudah bisa berkarya, dibandingkan saya yang hanya bisa mengkritik ini ? :D

yang terpenting adalah peningkatan kualitas artwork, artwork yang mumpuni akan menarik minat baca.

Kedua adalah Distribusi.

ingin saya sekali waktu pergi ke kantor gramedia, ingin memberi saran.
agar menyediakan tempat khusus untuk komik lokal, dan juga penempatannya harus diperhitungkan, bisa ditaruh di sebelah bagian "new Arrival" . atau bagaimanapun caranya agar karya anak bangsa bisa dilihat.

bukankah kalian juga yang bangga kalau karya lokal semakin terkenal ?
ingat hidup bukan hanya untuk uang dan keuntungan.
bila saya jadi penerbit
sungguh kebanggaan tersendiri bagi pihak penerbit apabila karya anak bangsa laku keras . itu kalo saya yang jadi penerbit :D

kira2 mungkin masalah yang krusial adalah 2 diatas.
sisanya mungkin dari storyline atau cerita, tapi saya pikir cerita yang mereka buat cukup bagus, hanya saja sekali lagi artwork yang kurang mendukung.

ini merupakan suatu kemajuan di kancah perkomikan indonesia, sungguh saya amat terharu , bukan melebihkan, ini kenyataan, dada saya langsung berdetak kencang,saya jadi ingin membuat komik lagi :D

sudah saatnya, YA ! SUDAH SAATNYA!
Indonesia kembali merajai perkomikan di negara sendiri.

masih ingatkah anda kejayaan perkomikan indonesia di masa lalu ?





NB : tulisan ini dibuat ketika saya sedang merokok secara estafet karena gak ada korek api, dan kepala saya pusing dan perut saya mual, serta keyboard saya agak error. jadi mohon maklum kalo bahasa nya kurang asik atau gimana. thanks :)

0 Comment:

Poskan Komentar